Monday, September 26, 2016

Xabi Alonso Berniat Tutup Karier di Bayern



Munich - Gelandang Spanyol Xabi Alonso tak berniat berganti klub lagi. Alonso mengharapkan Bayern Munich akan menjadi klub terakhir di sisa kariernya.

Dengan usia yang sudah mencapai 34 tahun, Alonso memasuki masa-masa penghujung kariernya. Selama menjadi pesepakbola profesional, Alonso juga sempat meraih sukses di Liverpool dan Real Madrid dengan menjuarai dua trofi Liga Champions serta dua Piala Eropa dan satu Piala Dunia di level internasional.

Kontrak Alonso di Bavaria akan habis pada akhir musim depan. Kabarnya, Alonso diminati oleh klub Serie A namun peluang hijrah ke Italia ditolak si pemain.

"Kupikir begitu [Bayern jadi klub terakhirku]," ungkap Alonso kepada Marca. "Selama mental dan badanku bisa menghadapinya aku ingin terus bermain di level elite dan itu akan dengan Bayern."

"Aku tidak berpikir ada langkah maju lain untukku. Aku ingin saja pindah ke Italia, tapi tidak ada waktu lagi untukku di sana."

Alonso terbukti masih berkontribusi bagi Die Roten dengan mengemas dua gol dalam lima penampilan di musim ini. Meski begitu, gelandang bertahan veteran ini belum bisa memastikan situasi kontraknya.

"Aku akan melihat bagaimana perasaanku atau apakah klub akan duduk dan berdiskusi denganku untuk membahas apakah kami akan berlanjut atau ada keputusan lainnya. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Waktu yang akan berbicara," sambung dia.

"Aku tidak terbebani dengan hal itu. Aku memiliki kebebasan untuk memilih dan aku tidak menentukan batas akhirnya."

Griezmann: Cepatlah Kembali ke Timnas, Benzema



Madrid - Antoine Griezmann membantah ada agenda anti-Benzema di timnas Prancis. Griezmann justru berharap Karim Benzema bisa segera berseragam Les Bleus lagi.

Benzema harus absen di Piala Eropa lalu karena tersangkut kasus pemerasan terkait video seks yang menyangkut salah satu rekannya di timnas, Mathieu Valbuena. Setelah itu Benzema juga belum dapat kesempatan mengenakan seragam Prancis lagi.

Di saat Benzema absen, Griezmann muncul sebagai andalan di lini depan Prancis. Itu dibuktikan dengan predikat top skorer Piala Eropa 2016 lalu lewat torehan enam gol dan juga pemain terbaik turnamen.

Itu bisa dibilang bahwa Prancis tak lagi butuh Benzema di lini depan karena Griezmann sudah mampu mengisinya dengan apik. Tapi hal itu dibantah keras oleh Griezmann.

Penyerang yang bermain untuk Atletico Madrid itu justru berharap Benzema bisa segera main lagi untuk tim nasionalnya. Soal kasus yang membelit Benzema, Griezmann mengaku pernah mengalami hal serupa.

Di tahun 2012, Griezmann dihukum 13 bulan tak boleh memperkuat timnas Prancis di berbagai level umur karena ketahuan mengunjungi klub malam di tengah padatnya jadwal.

"Apakah itu artinya kami harus anti-Benzema? Kita semua punya kepribadian masing-masing," ujar Griezmann kepada Parisien Magizine.

"Kita semua pasti sempat khilaf. Saya pun termasuk beruntung. Kejadian saat bersama timnas U-21 Prancis sudah mengubah saya. Saya baru berumur 18 atau 19 tahun ketika itu. Saya hanya anak-anak yang baru memasuki dunia sepakbola profesional dan berpikir bisa melakukan sesuka hatinya," sambungnya.

"Tapi saya belajar dari kesalahan saya itu. Saya sudah melakukan apapun untuk berubah, baik di dalam maupun luar lapangan."

"Sama saja dengan Patrice Evra. Orang-orang berpikir dia akan membawa pengaruh buruk ketika saya bergabung di timnas, tapi sebenarnya dia orang yang selalu menyemangati kami semua."

"Kami tidak seharusnya mendengarkan apa kata orang lain," tutupnya.

Semifinal Bulutangkis: Jonatan Jumpa Anthony, Ihsan vs Wisnu Yuli



Cirebon - Tunggal putra DKI Jakarta, Jonatan Christie, memastikan tiket semifinal Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jabar. Semifinalis lain diisi Anthony Sinisuka Ginting, Ihsan Maulana Mustofa dan Wisnu Yuli Prasetyo. 

Tak ada kejutan berarti dalam semifinal tunggal putra PON. Empat pemain yang lolos ke babak semifinal adalah unggulan pertama dan keempat. 

Jonatan akan berebut tiket final dengan Anthony di GOR Bima Sunyaragi, Cirebon, Selasa (27/9/2016). Semifinal lain mempertemukan Ihsan (Jateng) dengan pemain eks pelatnas Wisnu Yuli (Jatim). 

Jonatan memastikan tiket babak empat besar usai menumbangkan Setyaldi Putra Wibowo, Jawa Barat dengan skor 21-12 dan 21-11. Jonatan tampil lebih rileks dan tak menemui kesulitan. 

"Lawan mungkin kelelahan juga. Dia main sampai final pada nomor beregu, terus babak dua dan tiga kemarin juga main rubber terus. Setyaldi tidak dalam performa terbaiknya," kata Jonatan ditemudi di GOR Bima Cirebon, seperti dikutip Badminton Indonesia. 

"Saya ingin main lebih all out untuk menghadapi Anthony, lebih tenang dan tidak tegang seperti hari ini. Hari ini saya masih kerasa tegangnya. Padahal lawan sudah mati-mati sendiri, tapi saya sempat tegang juga," ujar Jonatan.

Pada bagian tunggal putri juga tak ada kejutan berarti. Empat kursi semifinal ditempati empat unggulan teratas. Fitriani akan menghadapi Gregoria Mariska Tanjung, Diah Dyah Ayustine akan berjumpa dengan Hana Ramadhini. 

Sunday, September 25, 2016

De Boer Kritik Kondogbia Usai Inter Diimbangi Bologna



Milan - Frank de Boer tidak menyembunyikan kekesalannya. Usai Inter ditahan imbang Bologna, ia memberikan kritik terhadap gelandang timnya, Geoffrey Kondogbia.

Pada pertandingan yang dihelat di Giuseppe Meazza, Minggu (25/9/2016) malam WIB, Inter ditahan Bologna 1-1. Tim tamu unggul lebih dulu lewat Mattia Destro di menit ke-14, sebelum Ivan Perisic menyamakan kedudukan untuk Inter di menit ke-37.

Kekesalan De Boer beralasan. Pasalnya, Kondogbia melakukan kesalahan yang berujung menjadi gol Bologna.

Gelandang asal Prancis berusia 23 tahun tersebut kehilangan bola di lini tengah. Imbasnya, Bologna pun langsung melakukan serangan balik, yang kemudian berujung pada terciptanya gol Destro.

Yang membuat De Boer kesal bukan itu saja. Pelatih asal Belanda tersebut mengaku sudah berulang kali mengingatkan Kondogbia untuk bermain lebih sederhana. Namun, Kondogbia tidak mendengarkannya.

"Kami sudah membicarakannya pagi, bahwa dia harus bermain dengan simpel dan ketika menghadapi Bologna, dia tidak melakukannya," ujar De Boer kepada Mediaset.

"Kami sudah sering membahas ini dan dia masih saja membuat kesalahan."

"Kami tidak bisa menerima yang seperti itu dari seorang pemain ketika dia sudah berulang kali diingatkan. Saya sudah mengatakan kepadanya pagi ini, dan kalau dia tidak mendengarkan, apa yang bisa saya lakukan? Ini bukan pertama kalinya," kata De Boer.

Dengan hasil ini, Inter menempati posisi ketiga di klasemen sementara Serie A dengan 11 poin dari enam laga, di bawah Juventus (15) dan Napoli (14). Sementara itu, Bologna duduk di posisi ketujuh dengan 10 poin. 

Marquez Terdepan, Lorenzo Runner-up, Rossi Ketiga



Jakarta - Ketiga pebalap unggulan ini kembali terlibat pertarungan di posisi terdepan. Marc Marquez tampil sebagai juara, mendahului Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.

Demikian hasil lomba MotoGP Aragon yang berlangsung hari Minggu (25/9/2016) petang WIB. Bagi Marquez, itulah kemenangan dia yang keempat di musim ini, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin klasemen sementara dengan nilai 248.

Lorenzo yang finis sebagai runner-up, memangkas selisih poinnya dengan Rossi menjadi 14. Sedangkan Rossi, yang belum pernah juara di Aragon, harus puas di tempat ketiga dan kini tertinggal 52 angka dari Marquez di posisi kedua klasemen.

Jalannya lomba

Marquez hanya satu tikungan memimpin lomba saat start, karena tempatnya segera diambil Lorenzo. Di tikungan kedua mereka berpacu dalam jarak sangat rapat, sedikit bersentuhan.

Di situlah Vinales mengambil momen dan menyalip keduanya dari sudut dalam. Ia berhasil mengamankan posisinya itu sampai lap pertama rampung, diikuti Marquez, Lorenzo, Rossi, dan Andrea Dovizioso.

Di akhir lap kedua giliran Marquez yang berhasil mengalahkan Vinales. Namun di lap berikutnya ia melebar dan langsung tercecer di posisi keempat, sedangkan Vinales kembali memimpin.

Rossi mulai beraksi di lap keempat dengan menyalip Lorenzo untuk langsung menguntit Vinales. Tiga lap berikutnya The Doctor bahkan berhasil mengalahkan Vinales di tikungan dan merebut posisi terdepan.

Adu balap mulai lebih sengit menjelang paruh pertama lomba. Di lap kesembilan Vinales berturut-turut disusul Marquez lalu Lorenzo. Itu berarti "trio" Rossi, Marquez, dan Lorenzo, mulai "berbaris".

Marquez mendapatkan kecepatan yang sangat bagus karena terus merapatkan jaraknya dengan Rossi, dari 0,5 menjadi 0,3 detik di lap ke-10. Dan akhirnya, di akhir lap 11, ia berhasil menyalip Rossi saat agak mengambil sisi luar tikungan.

Saat mengalahkan Rossi, Marquez tampak mengangkat sedikit roda depannya. Sementara itu Lorenzo masih sibuk mengatasi Vinales yang belum menyerah untuk kembali merangsek ke depan.

Ketika Marquez mulai stabil di depan, Rossi tampak mulai melambat. Di lap 18 ia cukup mudah dilewati Lorenzo. Sampai lima lap berikutnya Rossi terus berusaha mengejar Lorenzo, tapi sepertinya sudah mentok.

Di lap 22 Rossi agak memaksakan diri untuk mengambil jalur lurus menjelang tikungan, sehingga berakibat dia malah keluar jalur. Lorenzo pun aman dan semakin berjarak dengan rekan setimnya itu.

Marquez tampil sebagai juara dengan catatan waktu 41 menit 57,678 detik.

Hasil MotoGP Aragon 2016:

1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 41m 57.678s 
2. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 42m 0.418s 
3. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 42m 3.661s 
4. Maverick Vinales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 42m 5.916s 
5. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 42m 10.899s 
6. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 42m 14.750s 
7. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 42m 16.200s 
8. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 42m 17.110s 
9. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 20.749s 
10. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 25.576s 
11. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 42m 30.126s 
12. Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 42m 32.711s 
13. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 42m 33.902s 
14. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 42m 35.299s 
15. Nicky Hayden USA Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 42m 38.187s 
16. Yonny Hernandez COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 42m 41.584s 
17. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 42m 54.418s 
18. Loris Baz FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 42m 57.359s 
19. Scott Redding GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 43m 31.804s 
Tito Rabat ESP Estrella

Saturday, September 24, 2016

Kotoran Paus Bisa Membuat Kita Makan Ikan Selamanya

Laut bukan hanya tempat tinggal tetapi juga toilet. Studi yang dipublikasikan di jurnal PLOS Biology pada Agustus 2011 mengungkap, sekitar 2,2 juta spesies, mulai zooplankton yang mikroskopik hingga makhluk seberat satu ton, hidup dan buang hajat di lautan.


Diantara banyak jenis hewan, paus merupakan spesies yang paling banyak menghasilkan "sampah".

Studi yang dirilis di Canadian Journal of Zoology mengungkap, Paus Sei yang bisa mencapai panjang 18 meter dan bobot 45 ton menghasilkan 627 liter urin sehari, setara 166 galon air minum.

Sementara, paus Fin sepanjang 26 meter dan berat 72.575 kilogram memproduksi 974 liter atau 257 galon urin per hari.

Jumlah feses laut belum pernah diukur tetapi dengam mudah dijumpai di permukaan laut. Feses salah satu mamalia terbesar di Bumi ini punya warna khas dan bau yang menyengat.


Meski merupakan sampah metabolisme, urin dan feses paus berguna, membuat manusia tetap bisa makan ikan.

Urin menyediakan nitrogen bagi lingkungan. Sementara feses selain menyediakan nitrogen juga menyuplai lautan dengan fosfor dan zat besi.

Fitoplankton, makhluk laut kecil yang punya fungsi seperti pohon, menggunakan nutrisi dari kotoran paus untuk tumbuh.

Dengan nutrisi itu, fitoplankton mampu melakukan fotosintesis, menyediakan oksigen bagi makhluk laut lainnya, serta bereproduksi.

Pertumbuhan fitoplankton berkat kotoran paus memungkinkan ekosistem laut tetap seimbang.

Fitoplankton dimakan zooplankton. Zooplankton kemudian dimakan makhluk lain yang lebih besar. Demikian rantai makanan di lautan bekerja.


Joe Roman, ahli biologi dari Universitas Vermont, mengatakan bahwa paus adalah "insinyur ekosistem".

Beberapa jenis paus memangsa makhluk yang hidup di laut dalam dan membuang kotoran sisa pencernaan di permukaan lautan.

Paus menunjukkan keterhubungan antara makhluk laut dalam dan permukaan yang tak akan mungkin bertemu.

Dewasa ini, paus adalah hewan yang banyak menghadapi ancaman. Ilmuwan memerkirakan, penurunan populasi paus akan menyebankan petaka bagi organisme yang menggantungkan hidupnya dari kotoran paus.

Jika dibiarkan, stok ikan sebagai sumber protein bagi manusia terancam. Manusia mungkin akan sulit makan ikan.

"Riset menunjukkan, makin banyak paus, populasi populasi ikan juga akan meningkat. Ini karena paus melepaskan nutrisi yang menyokong kehidupan ikan-ikan," kata Ramon seperti dikutip Livescience, 25 Juni 2016 lalu.

4 Obyek Wisata ini Bisa Jadi Tempat Cari Jodoh


Kadangkala, tempat wisata jadi makin terkenal bukan hanya karena keindahan, tapi juga cerita berbalut mitos. Mungkin yang paling sering kita dengar mitos yang bikin putus hubungan dengan pacar. Bagaimana sebaliknya dengan yang sedang mencari jodoh? Coba saja datang ke tempat-tempat wisata berikut ini.

1. Four Faces Buddha, Thailand


Jika anda berada di Thailand, datang ke Altar Erawan di Hotel Grand Hyatt Erawan. Tempat dengan nama Thao Maha Brahma. Kuil ini merupakan tempat keberadaan patung Buddha berwajah empat yang disebut Phra Phrom.

Banyak yang percaya di kuil ini anda dapat berdoa dan memohon banyak hal terutama jodoh. Para pengunjung harus mencuci muka dengan air suci dari gentong. Jika doa anda terkabul, anda harus datang lagi ke tempat ini mengucap syukur diiringi para penari.

2. Jabal Rahmah, Arab Saudi


Tempat wisata dunia mencari jodoh yang lainnya adalah tempat ziarah di Makkah, Jabal Rahmah. Tempat ini sangat terkenal dengan para pengunjung yang menginginkan pasangan seperti Adam dan Hawa. Para wisatawan yang masih single harus mendaki Bukit Arafah dan menuliskan nama di dinding tugu. Dengan begitu jodoh akan datang.

3. Rumah Juliet, Italia


Kisah cinta Romeo dan Juliet yang merupakan karya William Shakespeare sangat terkenal sebagai kisah cinta terlarang yang tragis. Di sebuah rumah di Verona, Italia, yang dikatakan sebagai rumah keluarga Juliet. Disana terdapat tembok yang dinamakan Tembok Juliet, jika menulis nama disana, hubungan pasangan akan langgeng.

Jika anda belum berpasangan datang saja ke Patung Juliet. Berfoto dan berpegangan pada bagian dada Patung Juliet, akan mendapat kisah cinta yang indah. Anda juga akan melihat banyak surat cinta dari para pengunjung di Tembok Juliet.

4. Air Terjun Kali Jodoh, Indonesia


Tempat wisata dunia mencari jodoh yang terakhir ada di Indonesia. Air Terjun Kali Jodoh berada di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Untuk anda yang single, mandi di air terjun tersebut dapat menemukan jodoh dan memiliki pernikahan yang langgeng.

Selain itu, pesona indah terlihat di alamnya yang asri. Berdasarkan cerita, Air Terjun Kali Jodoh berasal dari dua sungai, memiliki tinggi sekitar 100 meter. Anda harus mendaki dari ruas jalan poros Bakaru. Dari Kota Pinrang, perjalanan sekitar 40 menit.